Rabu, 24 Maret 2010

hukum kloning dlm Islam

Kloning (klonasi) adalah teknik membuat keturunan dengan kode genetik yang sama dengan induknya pada makhluk hidup tertentu baik berupa tumbuhan, hewan, maupun manusia.

Kloning manusia adalah teknik membuat keturunan dengan kode genetik yang sama dengan induknya yang berupa manusia. Hal ini dapat dilakukan dengan cara mengambil sel tubuh (sel somatik) dari tubuh manusia, kemudian diambil inti selnya (nukleusnya), dan selanjutnya ditanamkan pada sel telur (ovum) wanita –yang telah dihilangkan inti selnya– dengan suatu metode yang mirip dengan proses pembuahan atau inse­minasi buatan. Dengan metode semacam itu, kloning manusia dilaksanakan dengan cara mengambil inti sel dari tubuh seseorang, lalu dimasukkan ke dalam sel telur yang diambil dari seorang perempuan. Lalu dengan bantuan cairan kimiawi khusus dan kejutan arus listrik, inti sel digabungkan dengan sel telur. Setelah proses penggabungan ini terjadi, sel telur yang telah bercampur dengan inti sel tersebut ditrans­fer ke dalam rahim seorang perempuan, agar dapat memperbany­ak diri, berkembang, berdiferensiasi, dan berubah menjadi janin sempurna. Setelah itu keturunan yang dihasilkan dapat dilahirkan secara alami. Keturunan ini akan berkode genetik sama dengan induknya, yakni orang yang menjadi sumber inti sel tubuh yang telah ditanamkan pada sel telur perempuan.

Pembuahan dan inseminasi buatan dalam proses kloning manusia terjadi pada sel-sel tubuh manusia (sel somatik), bukan sel-sel kelaminnya. Seperti diketahui, dalam tubuh manusia terdapat milyaran bahkan trilyunan sel. Dalam setiap sel terdapat 46 kromosom (materi genetik yang mengandung seluruh sifat yang diturunkan pada manusia), kecuali sel-sel kelamin yang terdapat dalam buah zakar (testis) laki-laki dan dalam indung telur (ovary) perempuan. Sel-sel kelamin ini mengandung 23 kromosom, yaitu setengah dari jumlah kromosom pada sel-sel tubuh.

Pada pembuahan alami, sel sperma laki-laki yang mengan­dung 23 kromosom bertemu dengan sel telur perempuan yang juga mengandung 23 kromosom. Pada saat terjadi pembuahan antara sel sperma dengan sel telur, jumlah kromosom akan menjadi 46 buah, yakni setengahnya berasal dari laki-laki dan setengahnya lagi berasal dari perempuan. Jadi anak yang dilahirkan akan mempunyai ciri-ciri yang berasal dari kedua induknya baik yang laki-laki maupun yang perempuan.

Adapun dalam proses kloning manusia, sel yang diambil dari tubuh seseorang telah mengandung 46 buah kromosom, atau telah mengandung seluruh sifat-sifat yang akan diwariskan yang dimiliki seseorang. Dengan demikian, anak yang dihasil­kan dari proses kloning ini akan mempunyai ciri-ciri hanya dari orang yang menjadi sumber pengambilan inti sel tubuh. Anak tersebut merupakan keturunan yang berkode genetik sama persis dengan induknya, yang dapat diumpamakan dengan hasil fotokopi selembar kertas pada mesin fotokopi kilat yang berwarna; yakni berupa selembar gambar yang sama persis dengan gambar aslinya tanpa ada perbedaan sedikit pun.

Proses pembuahan yang alamiah tidak akan dapat berlang­sung kecuali dengan adanya laki-laki dan perempuan, dan dengan adanya sel-sel kelamin.

Sedang proses kloning manusia dapat berlangsung dengan adanya laki-laki atau tanpa adanya laki-laki, dan terjadi pada sel-sel tubuh, bukan sel-sel kelamin. Proses ini dapat terlaksana dengan cara mengambil sel tubuh seorang perempuan –dalam kondisi tanpa adanya laki-laki– kemudian diambil inti selnya yang mengandung 46 kromosom, atau dengan kata lain, diambil inti sel yang mengandung seluruh sifat yang akan diwariskan. Inti sel ini kemudian ditanamkan dalam sel telur perempuan yang telah dibuang inti selnya. Selanjutnya, sel telur ini dipindahkan ke dalam rahim seorang perempuan setelah terjadi proses penggabungan antara inti sel tubuh dengan sel telur yang telah dibuang inti selnya tadi.

Dengan penanaman sel telur ke dalam rahim perempuan ini, sel telur tadi akan mulai memperbanyak diri, berkem­bang, berdiferensiasi, dan berubah menjadi janin. Janin ini akan menjadi sempurna dan akhirnya dilahirkan ke dunia. Anak yang dilahirkan merupakan keturunan dengan kode genetik yang persis sama dengan perempuan yang menjadi sumber asal pen­gambilan sel tubuh. Dengan demikian, proses kloning dalam kondisi seperti ini dapat berlangsung sempurna pada seluruh tahapnya tanpa perlu adanya seorang laki-laki.

Proses pewarisan sifat pada pembuahan alami akan terja­di dari pihak ayah dan ibu. Oleh karena itu, anak-anak mereka tidak akan mempunyai corak yang sama. Dan kemiripan di antara anak-anak, ayah dan saudara-saudara laki-lakinya, ibu dan saudara-saudara perempuannya, begitu pula kemiripan di antara sesama saudara kandung, akan tetap menunjukkan nuansa perbedaan dalam penampilan fisiknya, misalnya dari segi warna kulit, tinggi, dan lebar badan. Begitu pula mereka akan berbeda-beda dari segi potensi-potensi akal dan kejiwaan yang sifatnya asli (bukan hasil usaha).

Adapun pewarisan sifat yang terjadi dalam proses klon­ing, sifat-sifat yang diturunkan hanya berasal dari orang yang menjadi sumber pengambilan sel tubuh, baik laki-laki maupun perempuan. Dan anak yang dihasilkan akan memiliki ciri yang sama dengan induknya dalam hal penampilan fisiknya –seperti tinggi dan lebar badan serta warna kulit– dan juga dalam hal potensi-potensi akal dan kejiwaan yang bersi­fat asli. Dengan kata lain, anak tersebut akan mewarisi seluruh ciri-ciri yang bersifat asli dari induknya. Sedang­kan ciri-ciri yang diperoleh melalui hasil usaha, tidaklah dapat diwariskan. Jika misalnya sel diambil dari seorang ulama yang faqih, atau mujtahid besar, atau dokter yang ahli, maka tidak berarti si anak akan mewarisi ciri-ciri tersebut, sebab ciri-ciri ini merupakan hasil usaha, bukan sifat asli.

Prestasi ilmu pengetahuan yang sampai pada penemuan proses kloning, sesungguhnya telah menyingkapkan sebuah hukum alam yang ditetapkan Allah SWT pada sel-sel tubuh manusia dan hewan, karena proses kloning telah menyingkap fakta bahwa pada sel tubuh manusia dan hewan terdapat poten­si menghasilkan keturunan, jika inti sel tubuh tersebut ditanamkan pada sel telur perempuan yang telah dihilangkan inti selnya. Jadi, sifat inti sel tubuh itu tak ubahnya seperti sel sperma laki-laki yang dapat membuahi sel telur perempuan.

Demikianlah fakta yang ada pada kloning manusia. Ada jenis lain dari kloning manusia ini, yaitu kloning embrio. Kloning embrio ini didefinisikan sebagai teknik pembuatan duplikat embrio yang sama persis dengan embrio yang terben­tuk dalam rahim seorang ibu. Dengan proses ini, seseorang dapat mengklon anak-anaknya pada fase embrio. Pada awal pembentukan embrio dalam rahim ibu, seorang dokter akan membagi embrio ini menjadi dua sel dan seterusnya, yang selanjutnya akan menghasilkan lebih dari satu sel embrio yang sama dengan embrio yang sudah ada. Lalu akan terlahir anak kembar yang terjadi melalui proses kloning embrio ini dengan kode genetik yang sama dengan embrio pertama yang menjadi sumber kloning.

Kloning telah berhasil dilakukan pada tanaman sebagai­mana pada hewan belakangan ini, kendatipun belum berhasil dilakukan pada manusia. Bagaimana hukum kloning ini menurut hukum Islam ?

Sesungguhnya tujuan kloning pada tanaman dan hewan adalah untuk memperbaiki kualitas tanaman dan hewan, mening­katkan produktivitasnya, dan mencari obat alami bagi banyak penyakit manusia –terutama penyakit-penyakit kronis– guna menggantikan obat-obatan kimiawi yang dapat menimbulkan efek samping terhadap kesehatan manusia.

Upaya memperbaiki kualitas tanaman dan hewan dan men­ingkatkan produktivitasnya tersebut menurut syara’ tidak apa-apa untuk dilakukan dan termasuk aktivitas yang mubah hukumnya. Demikian pula memanfaatkan tanaman dan hewan dalam proses kloning guna mencari obat yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit manusia –terutama yang kronis– adalah kegiatan yang dibolehkan Islam, bahkan hukumnya sunnah (mandub), sebab berobat hukumnya sunnah. Begitu pula mempro­duksi berbagai obat-obatan untuk kepentingan pengobatan hukumnya juga sunnah. Imam Ahmad telah meriwayatkan hadits dari Anas RA yang telah berkata, bahwa Rasulullah SAW berka­ta :

“Sesungguhnya Allah Azza Wa Jalla setiap kali menciptakan penyakit, Dia menciptakan pula obatnya. Maka berobatlah kalian !”

Imam Abu Dawud dan Ibnu Majah meriwayatkan dari Usamah bin Syuraik RA, yang berkata,”Aku pernah bersama Nabi, lalu datanglah orang-orang Arab Badui. Mereka berkata,’Wahai Rasulullah, bolehkah kami berobat ?’ Maka Nabi SAW menjawab :

“Ya. Hai hamba-hamba Allah, berobatlah kalian, sebab sesung­guhnya Allah Azza wa Jalla tidaklah menciptakan penyakit kecuali menciptakan pula obat baginya…”

Oleh karena itu, dibolehkan memanfaatkan proses kloning untuk memperbaiki kualitas tanaman dan mempertinggi produk­tivitasnya atau untuk memperbaiki kualitas hewan seperti sapi, domba, onta, kuda, dan sebagainya. Juga dibolehkan memanfaatkan proses kloning untuk mempertinggi produktivi­tas hewan-hewan tersebut dan mengembangbiakannya, ataupun untuk mencari obat bagi berbagai penyakit manusia, terutama penyakit-penyakit yang kronis.

Demikianlah hukum syara’ untuk kloning tanaman dan hewan. Adapun hukum kloning manusia –andaikata saja sudah berhasil dilakukan, padahal kenyataannya belum– dan kloning embrio adalah sebagai berikut :

1. Kloning Embrio:

Kloning embrio terjadi pada sel embrio yang berasal dari rahim isteri, yang terbentuk dari pertemuan antara sel sperma suaminya dengan sel telurnya. Lalu sel embrio itu dibagi dengan suatu teknik perbanyakan menjadi beberapa sel embrio yang berpotensi untuk membelah dan berkembang. Kemud­ian sel-sel embrio itu dipisahkan agar masing-masing menjadi embrio tersendiri yang persis sama dengan sel embrio pertama yang menjadi sumber pengambilan sel. Selanjutnya sel-sel embrio itu dapat ditanamkan dalam rahim perempuan asing (bukan isteri), atau dalam rahim isteri kedua dari suami bagi isteri pertama pemilik sel telur yang telah dibuahi tadi. Kedua bentuk kloning ini hukumnya haram. Sebab dalam hal ini telah terjadi pencampuradukan dan penghilangan nasab (garis keturunan). Padahal Islam telah mengharamkan hal ini.

Akan tetapi jika sel-sel embrio tersebut –atau satu sel darinya– ditanamkan ke dalam rahim perempuan pemilik sel telur itu sendiri, maka kloning seperti ini hukumnya mubah menurut syara’, sebab kloning seperti ini adalah upaya memperbanyak embrio yang sudah ada dalam rahim perempuan itu sendiri, dengan suatu teknik tertentu untuk menghasilkan anak kembar. Inilah hukum syara’ untuk kloning embrio.

2. Kloning Manusia :

Adapun hukum kloning manusia, meskipun hal ini belum terjadi, tetapi para pakar mengatakan bahwa keberhasilan kloning hewan sesungguhnya merupakan pendahuluan bagi keber­hasilan kloning manusia.

Kloning manusia dapat berlangsung dengan adanya laki-laki dan perempuan dalam prosesnya. Proses ini dilaksanakan dengan mengambil sel dari tubuh laki-laki, lalu inti selnya diambil dan kemudian digabungkan dengan sel telur perempuan yang telah dibuang inti selnya. Sel telur ini –setelah bergabung dengan inti sel tubuh laki-laki– lalu ditransfer ke dalam rahim seorang perempuan agar dapat memeperbanyak diri, berkembang, berubah menjadi janin, dan akhirnya dila­hirkan sebagai bayi. Bayi ini merupakan keturunan dengan kode genetik yang sama dengan laki-laki yang menjadi sumber pengambilan sel tubuh. Kloning manusia dapat pula berlangsung di antara perem­puan saja, tanpa memerlukan kehadiran laki-laki. Proses ini dilaksanakan dengan mengambil sel dari tubuh seorang perem­puan, kemudian inti selnya diambil dan digabungkan dengan sel telur perempuan yang telah dibuang inti selnya. Sel telur ini –setelah bergabung dengan inti sel tubuh perem­puan– lalu ditransfer ke dalam rahim perempuan agar memper­banyak diri, berkembang, berubah menjadi janin, dan akhirnya dilahirkan sebagai bayi. Bayi yang dilahirkan merupakan keturunan dengan kode genetik yang sama dengan perempuan yang menjadi sumber pengambilan sel tubuh.

Hal tersebut mirip dengan apa yang telah berhasil dilakukan pada hewan domba (Dolly). Mula-mula inti sel diambil dari tubuh domba, yaitu dari payudara atau ambing­nya, lalu sifat-sifat khusus yang berhubungan dengan fungsi ambing ini dihilangkan. Kemudian inti sel tersebut dimasuk­kan ke dalam lapisan sel telur domba, setelah inti selnya dibuang. Sel telur ini kemudian ditanamkan ke dalam rahim domba agar memperbanyak diri, berkembang, berubah menjadi janin, dan akhirnya dihasilkan bayi domba. Inilah domba bernama Dolly itu, yang mempunyai kode genetik yang sama dengan domba pertama yang menjadi sumber pengambilan sel ambing.

Kloning yang dilakukan pada laki-laki atau perempuan –baik yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas keturunan dengan menghasilkan keturunan yang lebih cerdas, lebih kuat, lebih sehat, dan lebih rupawan, maupun yang bertujuan untuk memperbanyak keturunan guna meningkatkan jumlah penduduk suatu bangsa agar bangsa atau negara itu lebih kuat– sean­dainya benar-benar terwujud, maka sungguh akan menjadi bencana dan biang kerusakan bagi dunia. Kloning ini haram menurut hukum Islam dan tidak boleh dilakukan. Dalil-dalil keharamannya adalah sebagai berikut :

1. Anak-anak produk proses kloning tersebut dihasilkan melalui cara yang tidak alami. Padahal justru cara alami itulah yang telah ditetapkan oleh Allah untuk manusia dan dijadikan-Nya sebagai sunnatullah untuk menghasilkan anak-anak dan keturunan. Allah SWT berfirman :

“dan Bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan laki-laki dan perempuan, dari air mani apabila dipancarkan.” (QS. An Najm : 45-46)

Allah SWT berfirman :

“Bukankah dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim), kemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya.” (QS. Al Qiyaamah : 37-38)

2. Anak-anak produk kloning dari perempuan saja (tanpa adanya laki-laki), tidak akan mempunyai ayah. Dan anak produk kloning tersebut jika dihasilkan dari proses peminda­han sel telur –yang telah digabungkan dengan inti sel tubuh– ke dalam rahim perempuan yang bukan pemilik sel telur, tidak pula akan mempunyai ibu. Sebab rahim perempuan yang menjadi tempat pemindahan sel telur tersebut hanya menjadi penampung, tidak lebih. Ini merupakan tindakan menyia-nyiakan manusia, sebab dalam kondisi ini tidak terda­pat ibu dan ayah. Hal ini bertentangan dengan firman Allah SWT :

“Hai manusia, sesunguhnya Kami menciptakan kalian dari seorang laki-laki dan seorang perempuan.” (QS. Al Hujuraat : 13)

Hal ini juga bertentangan dengan firman-Nya :

“Panggillah mereka (anak-anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapak-bapak mereka.” (QS. Al Ahzaab : 5)

3. Kloning manusia akan menghilang nasab (garis keturunan). Padahal Islam telah mewajibkan pemeliharaan nasab. Diriway­atkan dari Ibnu ‘Abbas RA, yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda :

“Siapa saja yang menghubungkan nasab kepada orang yang bukan ayahnya, atau (seorang budak) bertuan (loyal/taat) kepada selain tuannya, maka dia akan mendapat laknat dari Allah, para malaikat, dan seluruh manusia.” (HR. Ibnu Majah)

Diriwayatkan dari Abu ‘Utsman An Nahri RA, yang berka­ta,”Aku mendengar Sa’ad dan Abu Bakrah masing-masing berka­ta,’Kedua telingaku telah mendengar dan hatiku telah meng­hayati sabda Muhammad SAW :

“Siapa saja yang mengaku-ngaku (sebagai anak) kepada orang yang bukan bapaknya, padahal dia tahu bahwa orang itu bukan bapaknya, maka surga baginya haram.” (HR. Ibnu Majah)

Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, bahwasanya tatkala turun ayat li’an (QS. ) dia mendengar Rasulullah SAW bersabda :

“Siapa saja perempuan yang memasukkan kepada suatu kaum nasab (seseorang) yang bukan dari kalangan kaum itu, maka dia tidak akan mendapat apa pun dari Allah dan Allah tidak akan pernah memasukkannya ke dalam surga. Dan siapa saja laki-laki yang mengingkari anaknya sendiri padahal dia melihat (kemiripan)nya, maka Allah akan tertutup darinya dan Allah akan membeberkan perbuatannya itu di hadapan orang-orang yang terdahulu dan kemudian (pada Hari Kiamat nanti).” (HR. Ad Darimi)

Kloning yang bertujuan memproduksi manusia-manusia yang unggul –dalam hal kecerdasan, kekuatan fisik, kesehatan, kerupawanan– jelas mengharuskan seleksi terhadap para laki-laki dan perempuan yang mempunyai sifat-sifat unggul terse­but, tanpa mempertimbangkan apakah mereka suami-isteri atau bukan, sudah menikah atau belum. Dengan demikian sel-sel tubuh akan diambil dari laki-laki dan perempuan yang mempun­yai sifat-sifat yang diinginkan, dan sel-sel telur juga akan diambil dari perempuan-perempuan terpilih, serta diletakkan pada rahim perempuan terpilih pula, yang mempunyai sifat-sifat keunggulan. Semua ini akan mengakibatkan hilangnya nasab dan bercampur aduknya nasab.

4. Memproduksi anak melalui proses kloning akan mencegah pelaksanaan banyak hukum-hukum syara’, seperti hukum tentang perkawinan, nasab, nafkah, hak dan kewajiban antara bapak dan anak, waris, perawatan anak, hubungan kemahraman, hubun­gan ‘ashabah, dan lain-lain. Di samping itu kloning akan mencampur adukkan dan menghilangkan nasab serta menyalahi fitrah yang telah diciptakan Allah untuk manusia dalam masalah kelahiran anak. Kloning manusia sungguh merupakan perbuatan keji yang akan dapat menjungkir balikkan struktur kehidupan masyarakat.

Berdasarkan dalil-dalil itulah proses kloning manusia diharamkan menurut hukum Islam dan tidak boleh dilaksanakan. Allah SWT berfirman mengenai perkataan Iblis terkutuk, yang mengatakan :

“…dan akan aku (Iblis) suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka mengubahnya.” (QS. An Nisaa’ : 119)

Yang dimaksud dengan ciptaan Allah (khalqullah) dalam ayat tersebut adalah suatu fitrah yang telah ditetapkan Allah untuk manusia. Dan fitrah dalam kelahiran dan berkem­bang biak pada manusia adalah dengan adanya laki-laki dan perempuan, serta melalui jalan pembuahan sel sperma laki-laki pada sel telur perempuan. Sementara itu Allah SWT telah menetapkan bahwa proses pembuahan tersebut wajib terjadi antara seorang laki-laki dan perempuan yang diikat dengan akad nikah yang sah.

Dengan demikian kelahiran dan perkembangbiakan anak melalui kloning bukanlah termasuk fitrah. Apalagi kalau prosesnya terjadi antara laki-laki dan perempuan yang tidak diikat dengan akad nikah yang sah. (www.konsultasi-islam.com)

Jawaban dikutip dari :

Abdul Qadim Zallum

Hukmu Asy Syar’i fi Al Istinsakh, Naqlul A’dlaa’, Al Ijhadl, Athfaalul Anabib, Ajhizatul In’asy Ath Thibbiyah, Al Hayah wal Maut

Penerbit : Darul Ummah, Beirut, Libanon, Cetakan I, 1418/1997, 48 hal.

Penerjemah : Sigit Purnawan Jati, S.Si.

Penyunting : Muhammad Shiddiq Al Jawi

Kuktur Jaringan

KULTUR JARINGAN

Kultur Jaringan adalah teknik memperbanyak tanaman dengan memperbanyak jaringan mikro tanaman yang ditumbuhkan secara invitro menjadi tanaman yang sempurna dalam jumlah yang tidak terbatas. Yang menjadi dasar kultur jaringan ini adalah teori totipotensi sel yang berbunyi “setiap sel organ tanaman akan mampu tumbuh menjadi tanaman yang sempurna jika ditempatkan di lingkungan yang sesuai. Tujuan dari teknik ini adalah untuk memperbanyak tanaman dengan waktu yang lebih singkat.

Begitu banyak tanaman yang dapat dibudidayakan dengan kultur jaringan ini seperti Acasia sp, Eucalyptus sp, jati, jelutung, gaharu, sengon, sonokeling, berbagai jenis pisang, berbagai jenis anggrek, dsb.

Penanaman Jati dengan Metode Kultur Jaringan

Jati (Tectona grandis) merupakan famili dari Verbenacea. Merupakan penghasil kayu yang berkualitas, terkenal dengan keawetan dan kekuatannya, dan keindahan teksturnya membuatnya menjadi bahan furniture. Peluang pasar jati amat tinggi, akibatnya permintaan akan bahan kayu jati pun amat tinggi. Akan tetapi sayangnya permintaan tersebut belum dapat diimbangi dengan permintaan bahan kayu jati. Penghasilan baru bahan jati Indonesia adalah 2,5 juta m3/tahun. Harga jati sendiri cukup tinggi. Harganya di dalam negeri sekitar 8-9 juta /m3 sedangkan di luar negeri sekitar 15 juta/m3. akan tetapi walaupun tanaman jati merupakan tanaman yang potensial masih tetap ada kendala dalam hal produksi jati, diantaranya adalah:

Jati memerlukan investasi jangka panjang.

Masyarakat dan perusahaan swasta kurang meminati bidang produksi jati.

Sulit didapatnya bibit yang berkualitas dalam skala banyak dan seragam.

Seperti yang kita singgung sedikit tentang teori totipotensi yang menyebutkan bahwa secara teoritis tiap sel organ tanaman akan bisa tumbuh menjadi tanaman yang sempurna jika ditempatkan dalam lingkungan yang sesuai. Maka digunakanlah metode kultur jaringan ini untuk membudidayakan pohon jati.

Media untuk kultur jaringan ini mengandung:

Unsur hara makro dan mikro

Vitamin

Gula

Agar (untuk memadatkan larutan)

Zat pengatur tumbuh:

o Auksin (pertumbuhan tinggi dan akar)

o Sitokinin (penggandaan tunas)

Proses pembuatan media kultur itu sendiri adalah sebagai berikut:

Bahan kimia ditimbang, dilarutkan dalam air destilasi (air bebas mineral), lalu PH larutan diukur, campurkan agar kemudian dimasaka hingga mendididh, lalu tuangkan media kedalam botol ukur, setelah itu berikan label media dan disterilkan dengan autoclare.

Proses selanjutnya adalah sterilisasi eksplan jati, yang caranya adalah sebagai berikut:

Siapkan pucuk tunas muda jati.

Lalu rendam didalam larutan fungisida dan bakterisida.

Lalu rendam dalam larutan disinfektan (Clorox/baydin)

Dicuci dengan air steril hingga bersih dari desifektan.

Lalu tanam didalam media inisiasi tunas invitro.

Tunas-tunas yang ditanam dalam media invitro, disimpan di ruang steril. Botol steril disimpan pada rak kultur yang diberi cahaya lampu TL dengan intensitas cahaya 1000-4000 lux. Lampu TL diatur 16 jam menyala dan 8 jam padam agar sesuai seperti keadaan siang dan malam di bumi. Ruangan tempat penyimpanan dijaga suhunya di temperatur 250-280 C dengan menggunakan AC. Dan secara berkala ruang kultur disteril dengan menggunakan formalin. Inisiasi In vitro pertama adalah saat tunas berusia 3 minggu dan pemanjangan tunas 3-4 minggu.

Setelah itu akan ada proses aklimatisasi yaitu pembiasaan tanaman eksplan dari media botol ke media tanah. Proses aklimatisasi dilanjutkan dengan pembesaran bibit di polybag.

Kelebihan bibit hasil kutur jaringan antara lain :

Kontinuitas ketersediaan bibit dalam jumlah besar akan terjaga sepanjang waktu.

Bibit yang sama memiliki sifat yang sama dengan induknya.

Bibit yang dihasilkan bebas dari penyakit dan virus.

Lebih cepat tumbuh.

Cara Melakukan Pemindahan Tanaman Eksplan, Mempersihkan Kalusnya, dan Proses Aklimitasi

1. memindahkan tanaman eksplan & membersihkan kalusnya.

Alat dan bahan:

o Pinset steril.

o Pisau khusus steril.

o Kapas steril.

o Alat laminar.

o Tanaman eksplan.

o Dua buah botol dengan media agar didalamnya.

o Spiritus

o Korek api.

o Wadah pinset dan pisau.

o Alkohol.

Cara kerja:

o Sterilkan tangan dengan menyemprotkan alkohol ke tangan.

o Keluarkan tanaman eksplan yang akan dibersihkan kalusnya dengan menggunakan pinset.

o Letakkan di sebuah wadah dengan kapas diatasnya.

o Jepit bagian batang eksplan dengan pinset kemudian potong bagian kalusnya menggunkan pinset denganhati-hati. Potong kalus dari keempat sisinya. Jangan sampai kalus tersebut terpotong semua.

o Setelah selesai proses pemotongannya, bersihkan kalus tersebut dari media dengan menggunkan kapas steril.

o Pindahkan tanaman eksplan yang telah bersih dengan menggunakan pinset ke dalam media agar pada botol yang baru.

o Tutup botol tersebut, jaga agar tetap steril.

o Setelah selesai, celupkan pisau dan pinset kedalam alcohol kemudian bakar dengan api dan lekas letakkan kembali pada wadahnya.

Proses pensterilan selalu dilakukan secara rutin tiap sebulan sekali selama 24 jam. Botol-botl berisi tanaman eksplan disimpan di rak-rak dengan suhu 240-260 C selama 24 jam (setiap botol harus diberi label). Vitamin yang diberikan untuk eksplan yaitu C, B2, & B3 kemudian diaduk dengan gula dan agar-agar. Waktu tumbuh tanaman eksplan yaitu: induksi (3 minggu), multipikasi (3 minggu), aklimitasi (3 minggu). Biasanya tanaman diberi “bapitrof” (obat yang diberikan setelah proses aklimitasi yang berfungsi untuk merangsang pertumbuhan akar).

2. Proses Aklimitasi.

Proses aklimitasi mmerlukan kadar kelembaban 80%. Di perkebunan & Greenhouse biasanya digunakan suatu alat yang disebut sonic level fungsinya antara lain:

  1. mengusir serangga dengan getarannya.
  2. merangsang pertumbuhan tanaman.

Untuk mengukur PH tanaman menggunakan PH meter, ukuran PH tanaman biasanya ± 5,7-5,8 PH. Apabila PH tinggi diberi KOH, NaOh, apabila PH rendah diberi HCL.

Tanaman-tanaman yang terdapat di Greeen House di antaranya:

pohon kelengkeng.

Zodia

Pohon meranti.

Pohon jelutung.

Pohon jati.

Pohon buah merah.

Pohon mahoni.

Pohon gaharu.

Lalu pisang ABACA (Musa textilis Nec) yang seratnya diambil untuk:

o Tissue

o Kertas uang.

o Dokumen.

o Cheque

o Plester.

o Kertas mimeograph.

o Kantung teh.

Senin, 14 Desember 2009

SOAL SAINS VIII_BAB V-X

AL AZHAR SYIFA BUDI JUNIOR HIGH SCHOOL

PREPARE TO TERM I ACADEMIC YEAR 2009 - 2010

Write down Basmalah ___________________________________

Name / Number :

Subject : FISIKA

Klas :

Day and Date : Friday, Des 4th, 2009

I. Cross (X) a, b, c or d in the right answer!

  1. Air mendidih lebih cepat di puncak gunung merapi Yogyakarta daripada di permukaan laut, hal ini disebabkan oleh .. .
    1. Tekanan udara di puncak gunung lebih rendah daripada di permukaan laut
    2. Tekanan udara di puncak gunung lebih tinggi daripada di permukaan laut
    3. Tekanan udara di puncak gunung sama dengan di permukaan laut
    4. Tekanan udara di puncak gunung tidak dapat ditentukan
  2. Besarnya kalor dipengaruhi oleh factor-faktor di bawah ini, kecuali .. .
    1. Kalor jenis c. Perubahan suhu
    2. Tekanan udara luar d. Massa zat
  3. Untuk menaikkan suhu air laut 10 C diperlukan kalor 3.900 J/Kg0C. Jika kalor jenis air laut 3.900 Joule, maka massa air laut adalah .. .
    1. 100 kg c. 1 kg
    2. 10 kg d. 0,1 kg
  4. Dua kilogram air dari suhu 240 C dipanaskan menjadi 900 C, jika kalor jenis 4.200 joule/kg0 C, maka kalor yang diterima air adalah ............ (UAN 2005)
    1. 259.200 joule c. 543.600 joule
    2. 336.000 joule d. 554.400 joule
  5. Dinding termos dibuat dari gelas agar .. .
    1. Termos menjadi lebih ringan
    2. Kalor tidak dapat dipindahkan secara konduksi
    3. Kalor tidak dapat dipindahkan secara konveksi
    4. Kalor tidak dapat dipindahkan secara radiasi
  6. Di pantai, air mendidih pada suhu 1000C. Di daerah pegunungan air mendidih pada suhu ..
    1. Diatas 1000C c. 1000C
    2. Di bawah 1000C d. Tidak dapat ditentukan
  7. Dalam suatu ruangan yang berlampu , badan kita terasa hangat, karena kita mendapat kalor dari lampu dengan cara konveksi dan radiasi. Berikut ini faktor-faktor penyebabnya kecuali .. .
    1. Kalor dipancarkan lampu ke segala arah
    2. Terjadi aliran udara dalam ruangan
    3. Udara baik untuk melambatkan kalor
    4. Kalor dapat berpindah tanpa zat perantara
  8. Jika kain hitam dan putih dijemur bersama, kain hitam akan lebih cepat kering daripada kain putih karena warna hitam .. .
    1. Sedikit menyerap kalor
    2. Banyak memancarkan kalor
    3. Sedikit memancarkan kalor
    4. Banyak menyerap kalor
  9. Perubahan –perubahan berikut yang tidak disertai pembentukan zat baru adalah ...
    1. Lilin meleleh
    2. Kayu dibakar
    3. Logam magnesium dibakar
    4. Pemasakan buah
  10. Di bawah ini adalah beberapa contoh perubahan materi .. .

i. Kertas dibakar

ii. Air membeku

iii. Iodin menyublim

iv. Nasi menjadi bas

Perubahan materi yang tidak termasuk perubahan kimia adalah .. .

    1. 1 dan 4 c. 2 dan 4
    2. 2 dan 3 d. 1, 2 dan 4
  1. Perubahan berikut termasuk perubahan fisis adalah .. .
    1. Mudah tidaknya terbakar c. Kemagnetan
    2. Kerapatan d. Titik beku
  2. Suatu benda dikatakan bergerak jika .. .
    1. Kedudukan benda berdekatan dengan benda lain
    2. Kedudukan suatu benda berubah terhadap benda lain
    3. Kedudukan suatu benda berjauhan dengan benda lain
    4. Kedudukan suatu benda dapat mengubah benda lain
  3. Satria naik bajay menuju rumah Firman. Pernyataan berikut yang benar adalah .
    1. Satria bergerak terhadap sopir
    2. Satria bergerak terhadap bajay
    3. Sopir bergerak terhadap satria
    4. Satria bergerak terhadap rumah firman
  4. Kelajuan sepeda motor pada suatu jalan raya yang lurus adalah sebagai berikut:

10 menit pertama, kelajuan mobil 30 m/s

15 menit kedua, kelajuan mobil 20 m/s

5 menit ketiga, kelajuan mobil 30 m/s

Kelajuan rata-rata sepeda motor tersebut adalah .. .

    1. 108 km/jam c. 36 km/jam
    2. 90 km/jam . d. 25 km/jam
  1. Selma naik becak dari Sukoharjo menuju Banjarsari dengan kecepatan tetap 30 km/jam selama 1 jam. Jika ia naik dengan kecepatan 50 km/jam, maka waktu yang diperlukan selma sampai di Banjarsari adalah .. .
    1. 60 menit c. 36 menit
    2. 48 menit d. 24 menit
  2. Dalam senyawa Al 2(SO4 )3 tersusun dari atom-atom Al, S dan O berturut-turut sebanyak .. .
    1. 2, 3, 12 c. 2, 1, 12
    2. 2, 1, 7 d. 6, 1, 12
  3. Rumus kimia dinitrogen pentaoksida adalah .. .
    1. 2N3O c. 2N5O
    2. 2N2O3 d. 2NO3

  1. Lambang unsur perak timah dan zink adalah .. .
    1. Ag, Fe, Sn c. Cu, Be, Sn
    2. Ag, Sn , zn d. Mg, Fe, Cu
  2. Pembuatan air tawar dari air laut dengan cara .. .
    1. Penyaringan c. Distilasi
    2. Kristalisasi d. Kromatografi
  3. Berikut ini yang merupakan pemisahan campuran berdasar sifat kimia adalah .. .
    1. Penjernihan air dengan tawas
    2. Penjernihan air dengan alat penyaring sederhana
    3. Pengolahan minyak bumi
    4. Pembuatan air tawar dan air laut
  4. Dalam peristiwa besi berkarat, massa besi sebelum berkarat adalah .. .
    1. Sama dengan massa besi sesudah berkarat
    2. Lebih kecil daripada massa besi sesudah berkarat
    3. Lebih besar daripada massa besi sesudah berkarat
    4. Kadang-kadang lebih besar daripada massa besi sesudah berkarat
  5. Dari perubahan-perubahan berikut yang termasuk perubahan kimia adalah .. .
    1. Bel listrik berdering
    2. Ban mobil meledak
    3. Bohlam menyala
    4. Sumbu kompor menyala
  6. Diantara zat berikut yang termasuk unsur adalah .. .
    1. Air c. Besi
    2. Kapur d. Garam
  7. Larutan yang tergolong larutan asam dan basa adalah .. .
    1. CH3COONa, BaCO3 c. MgSO4, HNO3
    2. Al (OH)3 , KCN d. HCl, NH3
  8. Larutan dibawah ini yang merupakan basa paling kuat adalah .. .
    1. Larutan dengan PH = 6
    2. Larutan dengan PH = 7
    3. Larutan dengan PH = 8
    4. Larutan dengan PH = 9

II. Answer the question correctly !

  1. Sebuah batang besi dipanaskan dari suhu 300C sampai 1000C. Ternyata panjang batang bertambah panjang 2 mm. Berapa panjang batang besi mula-mula? (ά besi = 12X10-6/ 0C
  2. Untuk menaikkan suhu air laut 10C diperlukan kalor 3900 J. Jika kalor jenis air laut 3,9 X103 J/Kg0 C, massa air laut adalah ..
  3. Jelaskan perbedaan antara titik didih, titik leleh dan titik beku.!
  4. Bagaimanakah cara mendapatkan air murni dari air teh?
  5. Sebutkan perbedaan antara unsur, senyawa dan campuran?

Write down Hamdalah : __________________________________________

Biologi VIII-soal2 Pertumbh,perkembangan+alat gerak



SMP Al Azhar Syifa Budi Sala
Test Susulan

N a m e :

Class/ No. :

Write down Basmallah ……………………………………………………………….

I. Cross (X) into the best Answer. a, b, c or d !

1. Perkembangan embrio manusia terjadi di dalam . ..
a. Ovarium
b. Vagina
c. Saluran telur
d. Uterus
2. Kotiledon terangkat keatas permukaan tanah, merupakan akibat dari pertumbuhan .. .
a. Epikotil
b. Hipokotil
c. Radikula
d. Plumula
3. Hormon tumbuhan yang berperan dalam pertumbuhan raksasa adalah . ..
a. Auksin
b. Sitokinin
c. Giberelin
d. etilen
4. Kelebihan hormon ini akan mengakibatkan pertumbuhan raksasa, apabila kekurangan akan mengakibatkan kerdil. Hormon apakah ini .. .
a. Auksin
b. Etilen
c. Giberelin
d. Asam Absisat
5. Tahap-tahap metamorfosis sempurna pada serangga adalah . ..
a. Telur → larva → pupa → dewasa
b. Telur → pupa → larva → dewasa
c. Telur → nimfa → pupa → dewasa
d. Telur → nimfa → dewasa
6. Kotiledon terangkat ke permukaan tanah merupakan akibat dari pertumbuhan . ..
a. Radikula
b. Plumula
c. Epikotil
d. Hipokotil
7. Makhluk hidup yang sudah tumbuh tidak dapat kembali mengecil lagi. Oleh karena itu, pertumbuhan dikatakan bersifat .. .
a. Reversible
b. Irreversibe
c. Kuantitatif
d. Kualitatif
8. Fase gametofit yang menghasilkan sperma adalah .. .
a. Protalium
b. Protonema
c. Sporofit
d. Antheridium
9. Pertumbuhan sekunder terjadi karena aktivitas .. .
a. Meristem
b. Endodermis
c. Kambium
d. Epidermis
10. Di Supermarket sering kita menjumpai buah melon tanpa biji, semangka tanpa biji. Hal ini merupakan salah satu peran hormon tumbuhan yaitu .. .
a. Auksin
b. Etilen
c. Giberelin
d. Asam Absisat
11. Hormon yang biasa dijumpai pada buah yang matang, batang dan bunga yang sudah tua adalah .. .
a. Auksin
b. Etilen
c. Giberelin
d. Asam Absisat

12. Fotoperiodisme berkaitan dengan salah satu factor eksternal, yaitu .. .
a. Temperatur
b. Cahaya
c. Air
d. Mineral
13. Untuk mengamati apakah pohon jambu air sudah dewasa dapat dilakukan dengan .. .
a. Mengukur diameter batangnya
b. Menghitung jumlah buah yang dihasilkan
c. Mengukur tinggi batangnya dengan auksanometer
d. Mengamati kemampuan reproduksinya secara generatif
14. Ciri-ciri pertumbuhan sekunder wanita yang terjadi pada masa pubertas adalah .. .
a. Suara mulai terdengar dalam
b. Penyemburan pertama air mani
c. Terbentuknya kumis
d. Buah dada mulai berpucuk
15. Proses menuju kedewasaan yang ditandai dengan terspesialisasinya sel-sel menjadi struktur dan fungsi tertentu merupakan pengertian dari .. .
a. Pertumbuhan
b. Perkembangan
c. Reproduksi
d. Pemanjangan
II. ANSWER THESE QUESTIONS BELOW!.
1. Berilah keterangan tahapan metamorfosis katak dibawah in .. .






2. Gambarkan tahapan metagenesis tumbuhan paku .. .







3. Apa yang dimaksud dengan dominasi apikal .. .


4. Jelaskan faktor – faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman .. .






5. Tipe perkecambahan biji ada 2 macam, sebutkan dan jelaskan



Aku bisa.. Aku pasti bisa,,
Percaya pada kemampuan sendiri yaa..... Ingat Ada Allah yang Maha Melihat apa yang kita kerjakan!...


Write down Hamdalah : ………………………………………………………………………


SMP Al Azhar Syifa Budi Sala
Daily Test Biology

N a m e :

Class/ No. :

Write down Basmallah ……………………………………………………………….


I. Cross (X) into the best Answer. a, b, c or d !
1. Yang merupakan alat gerak aktif pada manusia adalah .. .
a. Kulit
b. Otot
c. Tulang
d. Rangka
2. Persendian yang memungkinkan gerakan ke satu arah saja disebut sendi .. .
a. Geser
b. Peluru
c. Pelana
d. Engsel
3. Persendian yang menghubungkan antara tulang tengkorak dan tulang atlas disebut sendi .. .
a. Engsel
b. Putar
c. Pelana
d. Putar
4. Otot lurik berkontraksi berdasarkan .. .
a. rangsang yang kita terima
b. sinergis
c. diluar kehendak
d. kemauan kita
5. Berdasarkan jenisnya, tulang rawan dibedakan menjadi.. kecuali...
a. Hialiin
b. Pipih
c. Elastis
d. Fibrosa
6. Tulang pipih manusia berbentuk pipih dan berongga, bagian tubuh manusia yang termasuk tulang pipih antara lain adalah .. .
a. Tulang betis
b. Tulang belikat
c. Tulang pergelangan tangan
d. Tulang wajah
7. Tulang yang berfungsi menyangga berat dan memungkinkan manusia melakukan berbagai jenis posisi dan gerakan adalah .. .
a. Tulang tengkorak
b. Tulang belakang (vertebrae)
c. Tulang dada (Sternum)
d. Tulang rusuk (costae)
8. Hubungan antar tulang dikenal dengan istilah .. .
a. Falanges
b. Tibula
c. Artikulasi
d. Falanges
9. Di bawah ini merupakan hubungan antar tulang yang dihubungkan oleh kartilago sehingga memungkinkan gerakan terbatas adalah .. .
a. Persendian antar tulang tengkorak (sutura)
b. Persendian antara tulang paha dan tulang gelang panggul
c. Persendian antar tulang telapak tangan dan tulang jari tangan
d. Persendian antar tulang rusuk dan dada
10. Di dalam sendi gerak terdapat cairan yang berfungsi sebagai pelumas sendi, yang dikenal dengan istilah .. .
a. Sinovial
b. Ligamen
c. Scapula
d. Falanges
11. Posisi duduk yang salah dapat mengakibatkan gangguan atau kelainan tulang yaitu berupa bengkoknya tulang belakang/ punggung kita. Kondisi dimana tulung punggung membengkok ke depan dinamakan .. .
a. Skoliosis
b. Lordosis
c. Kifosis
d. Fraktura
12. Gejala penyakit ini berupa kaki bengkok berbentuk O atau X yang disebabkan kekurangan vitamin D dan kalsium .. .
a. Skoliosis
b. Fraktura
c. Osteoporosis
d. Rakitis
13. Kerja otot dimana satu bagian membengkokkan dan bagian lain meluruskan, salah satu contohnya adalah pada sendi siku, dikenal dengan istilah .. .
a. Sinergis
b. Antagonis
c. Abduksi
d. Adduksi
14. Gangguan sendi yang berupa bergesernya sendi dari kedudukan semula karena jaringan ligamennya sobek, dinamakan .. .
a. Artritis sika
b. Dislokasi
c. Terkilir
d. Ankilosis
15. Kejang otot yang disebabkan oleh cuaca dingin atau aktivitas otot yang terlalu berat adalah .. .
a. Atropi
b. Hipertropi
c. Kram
d. Miestenia Gravis

II. ANSWER THESE QUESTIONS BELOW!.

1. Sebutkan empat fungsi rangka tubuh manusia .. .




2. Jelaskan pembagian tulang menurut bentuknya .. .




3. Bagaimana kerja sendi pelana, dan dimana letaknya .. .



4. Sebutkan macam-macam sendi gerak pada manusia serta berikan
contohnya.. .





5. Apa yang kamu ketahui tentang otot polos, berikan contohnya .. .







Write down Hamdallah …………………………………………………………….

Rabu, 09 Desember 2009

Syukur Mengubah Hidup Anda

Syukur Mengubah Hidup Anda

Syukur, suatu kata yang sangat berbobot dan memberikan makna yang tidak terhingga. Allah telah menjamin dalam Al Quran, barang siapa yang bersyukur maka Allah akan menambah nikmat kepada orang tersebut. Sudahkan Anda bersyukur? Sudahkah Anda merasakan tambahan nikmat atas syukur Anda? Apakah Anda ingin mendapatkan nikmat yang lebih besar lagi? Lupakan mengeluh, mulailah perbanyak syukur.

Ada dua manfaat besar dari bersyukur. Kedua manfaat ini akan mengubah hidup kita jika kita mendapatkannya.

  1. Pahala dari Allah. Jelas, bersyukur adalah perintah Allah, kita akan mendapatkan pahala jika kita bersyukur dengan ikhlas.
  2. Menciptakan Feeling Good. Dengan bersyukur akan membuat kita lebih bahagia. Perasaan kita menjadi lebih enak dan nyaman dengan bersyukur. Bagaimana tidak, pikiran kita akan fokus pada berbagai kebaikan yang kita terima.

Lalu apa manfaat Feeling Good?

  • Jika Anda yang percaya dengan Hukum Daya Tarik (law of attraction), feeling good akan meningkatkan kekuatan Anda menarik apa yang Anda inginkan. Kekuatan hukum ini akan sebanding dengan keyakinan dan perasaan positif. Sementara semakin banyak kita bersyukur, akan semakin banyak perasaan positif pada diri kita.
  • Motivasi akan muncul dari kondisi emosi yang positif (dibahas lebih lanjut pada ebook saya Motivasi Diri). Sementara bersyukur akan menciptakan emosi yang positif karena kita fokus apda hal-hal yang positif. Semakin banyak Anda bersyukur akan semakin besar motivasi yang Anda miliki.
  • Bersyukur akan membentuk pola pikir sukses. Pola pikir sukses adalah keyakinan dalam mendapatkan. Saat kita bersyukur, maka pikiran kita secara tidak sadar diberikan suatu “pola” mendapatkan, sehingga akan terbentuk pola sukses.

Dengan melihat ketiga manfaat dari feeling good, kita bisa menyimpulkan bahwa feeling good adalah mungkin menjadi salah satu cara Allah memberikan nikmat tambahan kepada kita. Jika orang baru ribut dengan manfaat syukur pada kahir-akhir ini, Al Quran sudah 14 abad yang lalu. Sungguh suatu nikmat Allah yang diberikan kepada kita, sayang jika kita mengabaikannya.

Cara Meningkatkan Syukur
Saya yakin, Anda yang mau membaca artikel ini adalah orang-orang yang pandai bersyukur. Namun bukan berarti kita tidak perlu meningkatkan. Setinggi apa pun Anda menjadi hamba yang bersyukur, Anda masih tetap perlu meningkatkan syukur Anda. Jika Anda baru bersyukur saat menambatkan nikmat berupa materi, ini adalah baru tahap awal menjadi hamba yang pandai bersyukur.

  • Untuk meningkatkan rasa bersyukur, kita harus lebih jeli dan peka terhadap berbagai nikmat yang diberikan Allah kepada kita. Kurangnya kepekaan terhadap nikmat Allah akan mengurangi syukur kita, sebab kita merasa tidak ada yang perlu disyukuri lagi. Meningkatkan kepekaan bisa dilakukan dengan melakukan perenungan terhadap apa yang terjadi pada hidup kita sehari-hari. Luangkan waktu Anda setiap hari untuk merenungkan nikmat setiap harinya.
  • Setiap saat, kita mendapatkan nikmat baru. Satu detik waktu berlalu berarti kita mendapatkan nikmat hidup selama satu detik. Nafas kita, penglihatan kita, penciuman kita, detak jantung kita dan sebagainya yang tidak mungkin disebutkan disini.
  • Selalu ada hikmah dari setiap kejadian, baik kejadian pad diri sendiri maupun orang lain. Sementara setiap saat selalu ada kejadian, berarti selalu ada hikmah yang bisa kita ambil. Sementara hikmah adalah suatu nikmat. Syukurilah.

Sudahkah kita bersyukur hari ini?

Masih Ada Sejuta Kesempatan Lain

Masih Ada Sejuta Kesempatan Lain

Jika Anda ingin mencari orang yang peling sering gagal, carilah orang yang sangat sukses. Thomas Alpha Edison adalah orang yang sering gagal. Bob Sadino juga langganan gagal, dan banyak lagi orang-orang yang hidupnya dipenuhi dengan kegagalan dalam proses menuju sukses. Gagal adalah bagian proses menuju keberhasilan. Seberapa kali Anda gagal bukanlah ukuran Anda, namun ukuran Anda sebenarnya adalah bagaimana Anda bangkit dari setiap kegagalan.

Jangan sekali-kali berhenti karena gagal, sebab masih banyak kesempatan lain yang bisa kita raih selama kita masih memiliki umur. Jika Anda gagal, maka cobalah lagi. Henry Ford mengatakan, “Kegagalan hanyalah kesempatan lain untuk memulai lagi dengan lebih pandai.” Kegagalan adalah cara kita belajar, cara kita mengoreksi kesalahan dan keliruan kita. Kegagalan mungkin juga ujian dari Allah.

Masih ada sejuta kesempatan lain setelah Anda gagal. Masih banyak peluang yang bisa kita coba. Meski modal kita habis, meski aset fisik kita habis, selama aset pikiran dan hati Anda masih ada, maka masih banyak peluang yang bisa kita coba lagi. Selalu ada cara kita untuk bangkit, baik dalam bidang yang sama atau dalam hal yang lain. Yang penting adalah adanya kemauan kita untuk bangkit lagi. Kebanyakan orang yang gagal permanen adalah karena dia tidak mau mencoba lagi.

Berhenti mencoba adalah cara pasti untuk gagal. Selama Anda tidak berhenti mencoba, maka peluang keberhasilan selalu ada. Satu-satunya yang menutup pintu keberhasilan adalah hilangnya kemauan Anda untuk mencoba lagi. Tidak ada yang perlu disalahkan atas kegagalan Anda. Tidak perlu mencari alasan untuk tidak mencoba lagi. Yang diperlukan ialah Anda mau belajar dan mencoba lagi, sebab masih ada sejuta kesempatan.

Kegagalan demi kegagalan adalah ibarat sekolah kehidupan Anda. Semakin banyak Anda gagal, berarti semakin banyak ilmu Anda. Semakin banyak gagal, berarti semakin tinggi sekolah Anda. Kebanyakan orang yang paling sukses di dunia bukan karena lulus dari kuliah. Sebaliknya orang-orang sukses adalah orang yang lulus dari sekolah kehidupan. Jalani sekolah kehidupan sampai Anda lulus, bedanya kita sering kali tidak mengetahui sampai kapan sekolah kehidupan ini. Namun jika kita tidak memetik hasil di dunia, selama kita menjalani sekolah kehidupan dengan baik, insya Allah kita akan memetiknya di akhirat. Tidak ada yang sia-sia atas usaha kita selama ikhlas.